- Dalam Kurikulum Merdeka, kelas XI–XII atau Fase F menggunakan kelompok mata pelajaran wajib dan pilihan, bukan pembagian jurusan IPA, IPS, dan Bahasa sebagai kerangka utamanya.
- Sekolah menyediakan paling sedikit tujuh mata pelajaran pilihan. Siswa memilih 4–5 mapel sesuai minat, kemampuan, rencana studi, serta pilihan yang diselenggarakan sekolah.
- Mapel pilihan sekolah berbeda dengan mata uji pilihan TKA. Peserta TKA SMA mengerjakan tiga mata uji wajib dan dua mata uji pilihan.
- Untuk perencanaan SNBP, cocokkan pilihan TKA dengan rapor dan mapel pendukung prodi. TKA berfungsi sebagai validator rapor; ketentuan seleksi harus diperiksa sesuai tahun pendaftaran.
Halo Sahabat Latis Supercamp!
Masih bingung menentukan jurusan SMA karena terbiasa mendengar pilihan IPA, IPS, atau Bahasa? Istilah tersebut memang lekat dengan sistem peminatan sebelumnya. Namun, dalam Kurikulum Merdeka, siswa kelas XI dan XII memilih beberapa mata pelajaran untuk memperdalam bidang yang sesuai dengan kebutuhan belajarnya.
Karena itu, pertanyaan “jurusan SMA apa saja?” perlu dijawab dengan dua konteks: peminatan pada sistem sebelumnya dan pilihan mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Memahami perbedaannya akan membantu kamu menentukan arah belajar tanpa hanya mengikuti pilihan teman.
Artikel ini membahas sistem pilihan mapel SMA, hubungannya dengan rencana kuliah dan TKA, serta langkah praktis untuk memilihnya.

Apakah SMA Masih Ada Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa?
Dalam sistem peminatan sebelumnya, pilihan belajar dikenal sebagai IPA, IPS, dan Bahasa. IPA berfokus pada matematika dan sains, IPS pada bidang sosial dan ekonomi, sedangkan peminatan Bahasa memperdalam bahasa serta sastra.
Pada Kurikulum Merdeka, struktur kelas XI–XII beralih ke kelompok mata pelajaran wajib dan pilihan. Rujukannya tercantum dalam struktur kurikulum pada Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
Perubahan ini memberi ruang untuk menyusun pilihan belajar berdasarkan kebutuhan siswa. Sebagai ilustrasi, seorang siswa dapat tertarik pada sains sekaligus ekonomi. Kombinasi yang dapat diambil tetap perlu dikonfirmasi kepada sekolah.
Istilah Jurusan SMA Perlu Dibaca Sesuai Kurikulum Sekolah
Jangan langsung menyimpulkan bahwa pengalaman seluruh siswa SMA sama. Tanyakan kurikulum yang diterapkan, mekanisme pemilihan mapel, dan pengaturan kelas di sekolahmu.
Dalam ringkasan resmi Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, pemerintah menjelaskan bahwa tidak ada pergantian kurikulum nasional dan menyebut penggunaan Kurikulum 2013 serta Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2025/2026. Keterangan itu memiliki konteks tahun ajaran, sehingga tidak tepat dipakai untuk menyatakan Kurikulum 2013 berlaku tanpa batas waktu.

Bagaimana Sistem Pemilihan Mata Pelajaran di SMA?
Untuk memahami sistemnya, bedakan tahap kelas X dengan kelas XI–XII, lalu pahami kelompok mapel wajib dan pilihan.
Kelas X Menjadi Tahap Mengenali Bidang Belajar
Dalam struktur Kurikulum Merdeka, kelas X atau Fase E memiliki susunan pembelajaran yang berbeda dari Fase F. Siswa mempelajari dasar berbagai bidang, termasuk muatan IPA dan IPS.
Gunakan tahap ini untuk mengenali pelajaran yang kamu nikmati, pola nilai, serta bidang yang ingin dieksplorasi. Catat pengalaman belajar selama beberapa bulan agar keputusan tidak hanya bergantung pada satu hasil ujian.
Kelas XI–XII Mengikuti Mapel Wajib dan Pilihan
Mapel wajib Fase F mencakup Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, PJOK, Sejarah, serta Seni dan Budaya.
Sekolah wajib menyediakan paling sedikit tujuh mapel pilihan. Siswa memilih 4–5 mapel, atau setara 20–25 jam pelajaran per minggu, sesuai kebutuhan dan sumber daya sekolah. Jam pelajaran atau JP merupakan satuan alokasi pembelajaran, bukan jam berdurasi 60 menit.
Untuk memahami mekanisme pendampingan pemilihannya, siswa dan orang tua dapat merujuk Panduan Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan di SMA/MA edisi revisi 2024.
Pilihan Siswa Disesuaikan dengan Penyelenggaraan Sekolah
Daftar mapel dalam regulasi bukan berarti setiap sekolah membuka seluruh pilihan. Sebelum mengisi formulir, tanyakan:
- Mapel apa saja yang tersedia untuk angkatanmu?
- Apakah sekolah menawarkan paket atau kombinasi tertentu?
- Bagaimana pengaturan jadwal jika dua mapel yang diminati berlangsung bersamaan?
- Kapan konsultasi, pemilihan, dan evaluasi pilihan dilaksanakan?
Jawaban tersebut membantu kamu menyusun pilihan yang bisa dijalankan.

Apa Saja Mata Pelajaran Pilihan di SMA?
Pilihan mapel dapat dikelompokkan untuk memudahkan eksplorasi. Pengelompokan berikut merupakan cara membaca bidang belajar, bukan jurusan baru yang wajib diikuti sebagai satu paket.
Matematika dan Sains
Contohnya adalah Matematika Tingkat Lanjut, Fisika, Kimia, dan Biologi. Pertimbangkan bidang ini jika kamu menikmati penalaran kuantitatif, eksperimen, atau pengamatan fenomena alam.
Jangan menyamakan seluruh program teknik atau kesehatan. Bandingkan isi program studi yang dituju agar kamu tahu kemampuan apa yang perlu diperkuat.
Baca juga: Alasan Jurusan Teknik Banyak Diminati.
Sosial dan Humaniora
Pilihan bidang ini mencakup Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Antropologi, dan Sejarah Tingkat Lanjut. Kamu dapat mempertimbangkannya jika tertarik memahami masyarakat, ruang, aktivitas ekonomi, atau perubahan sosial.
Bahasa
Pilihan bahasa mencakup Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut, Bahasa Inggris Tingkat Lanjut, serta bahasa asing seperti Arab, Jepang, Jerman, Korea, Mandarin, dan Prancis.
Saat mempertimbangkan bidang ini, pikirkan juga kegiatan yang kamu sukai: membaca, menulis, mempelajari budaya, atau berkomunikasi dalam bahasa lain.
Informatika dan Pilihan Lainnya
Struktur kurikulum juga memuat Informatika, Koding dan Kecerdasan Artifisial, serta Prakarya dan Kewirausahaan. Ketersediaan dan pelaksanaannya perlu dikonfirmasi kepada sekolah.
Berikut ilustrasi hubungan bidang minat dan arah studi untuk membantu eksplorasi awal:
| Bidang minat | Contoh mapel yang dapat dipertimbangkan | Contoh arah studi |
| Sains dan rekayasa | Matematika Tingkat Lanjut, Fisika, Kimia | Sains dan berbagai bidang teknik |
| Kesehatan dan ilmu hayati | Biologi, Kimia | Kesehatan dan ilmu hayati |
| Ekonomi dan sosial | Ekonomi, Sosiologi, Geografi | Bisnis, ekonomi, dan ilmu sosial |
| Bahasa dan humaniora | Bahasa tingkat lanjut, bahasa asing, Antropologi | Bahasa, sastra, dan humaniora |
| Teknologi digital | Informatika, Koding dan Kecerdasan Artifisial | Komputasi dan teknologi digital |
Tabel ini bukan daftar mapel pendukung resmi SNBP atau syarat masuk prodi. Gunakan untuk menjelajahi minat, kemudian periksa ketentuan prodi dan jalur seleksinya secara terpisah.

Apa Hubungan Pilihan Mapel SMA dengan TKA?
Mapel sekolah merupakan bidang yang dipelajari dalam pembelajaran, sedangkan mapel TKA merupakan mata uji dalam asesmen. Karena itu, keduanya perlu direncanakan bersama, tetapi tidak boleh dianggap sebagai daftar yang sama.
TKA SMA Memiliki Tiga Mata Uji Wajib dan Dua Pilihan
Peserta TKA SMA mengerjakan Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, serta dua mata uji pilihan. Informasi asesmen dapat diperiksa melalui portal resmi TKA Kemendikdasmen.
Untuk daftar mata uji pilihan dan panduan pemilihannya, periksa FAQ resmi TKA. Jangan menganggap seluruh mapel pilihan sekolah otomatis tersedia sebagai mata uji TKA.
| Aspek | Mapel pilihan sekolah | Mata uji pilihan TKA SMA |
| Fungsi | Pembelajaran dan pendalaman bidang | Pengukuran capaian akademik |
| Jumlah pilihan siswa | 4–5 mapel pada Fase F | Dua mata uji pilihan |
| Dasar daftar pilihan | Struktur kurikulum dan penyelenggaraan sekolah | Daftar mata uji resmi TKA |
| Hal yang perlu dicocokkan | Minat, kemampuan, dan rencana studi | Rapor, mapel pendukung prodi, dan kemampuan |
Pilihan TKA untuk SNBP Perlu Sesuai dengan Rapor
Untuk tujuan SNBP, pilih mata uji yang sesuai dengan mapel yang pernah ditempuh dan tercantum di rapor, lalu cocokkan dengan mapel pendukung prodi.
Panduan resmi menjelaskan bahwa ketidaksesuaian dengan mapel yang pernah ditempuh dapat menyebabkan komponen nilai rapor terkait kosong. Karena itu, hindari memilih hanya berdasarkan anggapan bahwa suatu tes lebih mudah.
Jika prodi hanya memiliki satu mapel pendukung, kamu tetap perlu menentukan satu mata uji pilihan lainnya. Konfirmasikan pilihan tersebut kepada guru BK dengan mempertimbangkan rapor dan daftar mata uji yang tersedia.
Setelah pilihan jelas, kamu dapat mulai berlatih menggunakan contoh soal TKA Matematika. Jika Biologi menjadi salah satu pilihanmu, gunakan contoh latihan soal TKA Biologi untuk mengenali bagian yang perlu dipelajari kembali.
TKA Tidak Menentukan Kelulusan Sekolah
Keikutsertaan TKA secara umum bersifat tidak wajib dan hasilnya tidak menentukan kelulusan sekolah. Namun, pada SNBP 2026, peserta disyaratkan mempunyai nilai TKA.
Dengan demikian, status TKA secara umum perlu dibedakan dari persyaratan jalur masuk kuliah yang kamu targetkan.
Baca juga: Bimbel Persiapan TKA untuk Belajar Lebih Terarah.

Apakah Pilihan Mata Pelajaran Memengaruhi SNBP dan SNBT?
Pengaruhnya berbeda karena kedua jalur menggunakan dasar seleksi yang berbeda. Pilihan mapel membantu perencanaan belajar, sedangkan aturan penilaiannya harus mengikuti tahun seleksi.
SNBP Mempertimbangkan Rapor dan Mapel Pendukung Prodi
Dalam ketentuan resmi SNBP 2026, rapor seluruh mapel memiliki bobot paling sedikit 50%. Komponen kedua berbobot paling banyak 50%, berdasarkan rapor paling banyak dua mapel pendukung prodi, portofolio, dan/atau prestasi. Komposisinya ditetapkan masing-masing PTN.
TKA berfungsi sebagai validator rapor, sebagaimana dijelaskan dalam informasi Kemendikdasmen tentang TKA dan SNBP. Jangan mengartikan pembagian tersebut sebagai bobot TKA 50% atau menetapkan persentase TKA sendiri.
Implikasinya, tetap jaga pembelajaran seluruh mapel. Memperkuat mapel pendukung prodi tidak berarti mengabaikan pelajaran lainnya.
SNBT Menggunakan Hasil UTBK
Menurut ketentuan UTBK-SNBT 2026, seleksi didasarkan pada hasil UTBK, ditambah portofolio untuk prodi seni dan/atau olahraga. Materi UTBK meliputi Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi.
Label IPA atau IPS bukan satu-satunya dasar menentukan prodi SNBT. Kamu tetap perlu memeriksa persyaratan PTN dan menyiapkan kemampuan yang diuji dalam UTBK.
Strategi Belajar Disesuaikan dengan Jalur Seleksi
Untuk SNBP, perhatikan konsistensi rapor, mapel pendukung, TKA, serta persyaratan peserta. Untuk SNBT, susun latihan UTBK dan evaluasi hasilnya. Pada jalur mandiri, periksa aturan masing-masing PTN.
Baca juga: Tiga Jalur Seleksi Masuk PTN.
Bagaimana Jika Masih Bingung atau Pilihan Mapel Tidak Sesuai Harapan?
Keraguan tidak harus diselesaikan dengan memilih secara terburu-buru. Kenali dahulu sumber masalahnya, lalu diskusikan pilihan yang tersedia.
Belum Memiliki Target Prodi
Mulailah dari bidang yang ingin kamu eksplorasi. Buat dua atau tiga kandidat arah studi, lalu cari kemampuan yang saling beririsan. Dengan begitu, pilihan mapel memiliki alasan meskipun target kuliah belum final.
Tertarik pada Mapel dari Bidang Berbeda
Jelaskan tujuan kombinasi tersebut kepada guru BK. Tanyakan apakah sekolah dapat memfasilitasinya dan bagaimana jadwalnya. Untuk pilihan TKA, periksa kembali kesesuaian rapor serta mapel pendukung prodi.
Mapel yang Diinginkan Tidak Tersedia
Minta penjelasan sekolah tentang pilihan yang benar-benar diselenggarakan dan kemungkinan alternatifnya. Jangan menganggap belajar mandiri atau mengikuti bimbel otomatis membuat suatu mapel tercatat di rapor.
Jika alternatif yang tersedia tidak mendukung rencana awal, bandingkan kembali kandidat prodi dan jalur masuk. Fokuskan diskusi pada langkah yang bisa dilakukan, bukan hanya mapel yang tidak tersedia.
Ingin Mengganti Pilihan Mapel
Regulasi memperbolehkan pergantian mapel pilihan paling lambat kelas XI semester 2 berdasarkan penilaian ulang sekolah terhadap minat, bakat, dan kemampuan siswa. Pergantian perlu dibicarakan dengan sekolah, termasuk dampaknya terhadap materi yang tertinggal dan rencana studi.
Bagaimana Siswa Kelas XII dan Gap Year Menentukan Langkah Berikutnya?
Bagi siswa kelas XII, gunakan pilihan mapel sebagai salah satu bahan untuk mempersempit kandidat prodi. Bandingkan isi perkuliahan, kampus, biaya, dan persyaratan jalur masuk, kemudian susun prioritas belajar berdasarkan kemampuan awal.
Jika memilih SNBT, pelajari fungsi bimbel UTBK sebagai salah satu opsi pendampingan. Pertimbangkan kebutuhanmu, misalnya penguatan konsep, jadwal latihan, atau evaluasi hasil try out.
Bagi siswa gap year, fokusnya adalah mengevaluasi target prodi dan kesiapan seleksi. Sebagai contoh, SNBT 2026 mencakup lulusan 2024–2026, tetapi kelayakan peserta tidak ditentukan hanya oleh tahun kelulusan. Peserta yang telah dinyatakan lulus SNBP 2024, 2025, atau 2026 tidak dapat mengikuti SNBT 2026. Ketentuan tersebut tidak boleh otomatis diterapkan untuk seleksi berikutnya.
Persiapkan Masuk PTN Bersama Latis Supercamp Alumni UI
Memilih mapel membantu kamu menentukan arah belajar. Setelah target prodi dan jalur masuk semakin jelas, langkah berikutnya adalah mengukur kesiapan dan menyusun persiapan yang bisa dijalankan secara konsisten.
Latis Supercamp Alumni UI memiliki pilihan program seperti Intensif Privat UTBK, Online Camp, dan Karantina UTBK 30 Hari. Kamu dapat mempelajari program bimbel masuk PTN, kemudian mendiskusikan pilihan program berdasarkan kebutuhan belajar, waktu, lokasi, serta intensitas persiapan.
Masih bingung menentukan bentuk pendampingan? Hubungi tim Latis Supercamp Alumni UI untuk mendiskusikan target seleksi dan kebutuhan belajarmu. Sampaikan kelas atau tahun kelulusan, prodi yang diminati, jalur yang ditargetkan, serta kendala belajar agar konsultasi lebih terarah.
Hubungi kami sekarang melalui telepon (021) 77844897 atau chat via WhatsApp: 0896-2852-2526. Jangan lupa kunjungi website resmi kami di www.supercampalumniui.com untuk mendapat informasi terbaru mengenai program-program terbaik lainnya
Frequently Asked Questions (FAQ)
Tidak tepat menganggap seluruh sekolah memiliki pilihan yang identik. Tanyakan kurikulum, daftar mapel, dan mekanisme pemilihan untuk angkatanmu kepada sekolah. Artikel ini menjelaskan struktur pilihan mapel dalam Kurikulum Merdeka.
Nilai merupakan petunjuk kemampuan, tetapi keputusan juga perlu mempertimbangkan minat, konsistensi belajar, dan rencana studi. Periksa beberapa hasil penilaian agar pilihan tidak bergantung pada satu ujian.
Les dapat membantu penguasaan materi, tetapi tidak otomatis menggantikan catatan pembelajaran pada rapor sekolah. Untuk rencana SNBP dan pilihan TKA, konfirmasikan kesesuaian mapel kepada guru BK.
Tidak. Pilihan mapel membantu kesiapan akademik, sedangkan penerimaan bergantung pada ketentuan dan hasil seleksi. Periksa prodi secara spesifik; jangan menganggap seluruh bidang kesehatan atau teknik memiliki kebutuhan yang sama.
Mulai sejak kelas X dengan mengenali kemampuan dan mengeksplorasi prodi, kemudian perjelas prioritas selama kelas XI–XII. Jika membutuhkan pendampingan, konsultasikan pilihan program Latis Supercamp Alumni UI sesuai tahap dan kebutuhan persiapanmu.







