- Fisika pernah menjadi bagian dari Kemampuan IPA SIMAK UI, termasuk pada format SIMAK UI 2016 dan 2018.
- Pada SIMAK UI Sarjana dan Vokasi 2026, Fisika tidak tercantum sebagai mata uji tersendiri. Materinya terdiri dari Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Verbal, Kuantitatif, dan Logika.
- Karena format ujian berubah, soal Fisika SIMAK UI tahun sebelumnya sebaiknya digunakan sebagai latihan konsep dan problem solving, bukan prediksi pasti materi SIMAK UI berikutnya.
- Gunakan hasil latihan untuk memetakan kesalahan: apakah masalahnya terletak pada konsep, pemilihan rumus, perhitungan, satuan, atau interpretasi soal.
Halo sahabat Latis Supercamp!
Mencari soal Fisika SIMAK UI masih relevan jika tujuanmu adalah berlatih konsep Fisika tingkat seleksi masuk perguruan tinggi. Karena itu, latihan soal Fisika dari SIMAK UI terdahulu paling tepat digunakan untuk melatih kemampuan analisis, menghubungkan konsep dengan persamaan, serta mengevaluasi penguasaan materi—bukan sebagai blueprint pasti SIMAK UI terbaru.
Artikel ini akan membahas status Fisika dalam SIMAK UI, materi yang muncul pada arsip soal terdahulu, 15 latihan adaptasi beserta pembahasannya, strategi mengerjakan soal, hingga cara mempersiapkan seleksi masuk UI dengan informasi yang lebih relevan.
Materi Apa Saja yang Muncul dalam Latihan Soal Fisika SIMAK UI Ini?
Arsip Fisika SIMAK UI 2018 menunjukkan cakupan konsep yang cukup beragam, mulai dari mekanika, listrik dan magnet, optik, pemuaian, radioaktivitas, getaran, gelombang, fluida, hingga rangkaian listrik.
Untuk latihan di bawah, soal dibuat ulang sebagai adaptasi konsep, bukan salinan verbatim naskah ujian. Hal ini juga memungkinkan angka dan konteks dibuat lebih konsisten untuk proses belajar.
| Materi | Fokus Kemampuan |
| Gerak menggelinding | Kekekalan momentum sudut dan gesekan |
| Rangkaian listrik | Seri-paralel dan hambatan ekuivalen |
| Induksi elektromagnetik | GGL induksi dan gaya magnet |
| Optik | Persamaan cermin cekung |
| Pemuaian | Koreksi hasil pengukuran |
| Radioaktivitas | Waktu paruh |
| Gerak harmonik sederhana | Hubungan simpangan dan kecepatan |
| Gelombang stasioner | Panjang gelombang dan simpul |
| Fluida | Debit dan kontinuitas |
| Dinamika | Percepatan dan gaya gesek |
| Arus bolak-balik | Nilai efektif |
| Kalor | Pemuaian termal kaca |
| Usaha dan energi | Energi kinetik, usaha, daya |
| Kapasitor | Identifikasi seri-paralel |
| Cermin cekung | Sifat bayangan |
Mekanika, Getaran, dan Gelombang
Bagian ini melatih kemampuan membaca kondisi fisik sebelum memilih persamaan. Materinya antara lain gerak menggelinding, gerak harmonik sederhana, dinamika, usaha-energi, dan gelombang stasioner.
Listrik, Magnet, dan Rangkaian
Kamu perlu memahami hubungan antara beda potensial, arus, hambatan, induksi elektromagnetik, nilai efektif AC, serta struktur rangkaian kapasitor.
Optik, Kalor, Fluida, dan Fisika Modern
Topik lainnya mencakup cermin cekung, pemuaian panjang, fenomena thermal shock pada kaca, debit fluida, dan peluruhan radioaktif.
Latihan Soal SIMAK UI Fisika dan Pembahasan
Berikut ini contoh soal yang bisa kamu kerjakan terlebih dahulu sebelum membuka pembahasannya.
Soal Nomor 1–5
Soal 1 — Gerak Menggelinding
Sebuah bola pejal meluncur pada permukaan kasar dengan kecepatan awal v0, tetapi mula-mula belum berotasi. Setelah beberapa saat, bola menggelinding tanpa slip. Berapakah kecepatan pusat massanya saat kondisi rolling tercapai?
Pembahasan:
Untuk bola pejal, momen inersianya adalah:
I = (2/5)mr2
Gesekan mengurangi kecepatan translasi sekaligus menambah kecepatan sudut. Dengan persamaan impuls translasi dan rotasi diperoleh:
vf = (5/7)v0
Jawaban: (5/7)v0.
Konsep yang diuji: rolling tanpa slip.
Kesalahan umum: langsung menggunakan kekekalan energi tanpa memperhatikan adanya gesekan selama fase awal.
Soal 2 — Hambatan Seri-Paralel
Sebuah rangkaian terdiri dari resistor 4 Ω dan 6 Ω yang dipasang seri dengan gabungan paralel dua resistor 6 Ω dan 3 Ω. Tentukan hambatan totalnya.
Pembahasan:
Hambatan paralel:
1/Rp = 1/6 + 1/3 = 1/2
Rp = 2 Ω
Karena kemudian tersusun seri:
Rtotal = 4 Ω + 6 Ω + 2 Ω = 12 Ω
Jawaban: 12 Ω.
Konsep yang diuji: identifikasi node dan susunan resistor.
Soal 3 — Induksi Elektromagnetik
Batang konduktor panjang L bergerak pada rel di dalam medan magnet B. Rel memiliki hambatan total R, sedangkan batang ditarik gaya tetap F. Anggap medan magnet tegak lurus bidang rel, batang tegak lurus arah geraknya, serta gesekan dan hambatan batang diabaikan. Pada kondisi kecepatan terminal, tentukan kecepatan batang.
Pembahasan:
GGL gerak:
ε = BLv
Arus:
I = BLv/R
Gaya magnet:
FB = BIL
Substitusi arus:
FB = B2L2v/R
Pada kecepatan terminal:
F = FB
Sehingga:
v = FR/(B2L2)
Jawaban: FR/(B2L2).
Konsep serupa terdapat dalam bagian Fisika naskah SIMAK UI 2018.
Soal 4 — Cermin Cekung
Sebuah benda berada 10 cm di depan cermin cekung. Bayangan nyata terbentuk pada layar 300 cm dari cermin. Berapakah jari-jari kelengkungan cermin?
Pembahasan:
Gunakan persamaan cermin:
1/f = 1/s + 1/s′
1/f = 1/10 + 1/300 = 31/300 cm−1
f = 300/31 cm ≈ 9,68 cm
Karena R = 2f:
R = 600/31 cm ≈ 19,35 cm
Jawaban: sekitar 19,4 cm.
Hasil ini juga sesuai dengan pembahasan soal historis yang terdokumentasi untuk SIMAK UI 2018.
Soal 5 — Pemuaian Pita Pengukur
Pita baja dikalibrasi pada suhu 20 °C. Koefisien muai panjangnya 1,2 × 10−5 °C−1. Ketika digunakan pada suhu 35,7 °C, terbaca panjang 35,794 m. Tentukan panjang sebenarnya.
Pembahasan:
Perubahan suhu:
ΔT = 35,7 − 20 = 15,7 °C
Karena pita memanjang, satu skala pada pita juga menjadi sedikit lebih panjang.
Faktor koreksi:
1 + αΔT = 1 + (1,2 × 10−5)(15,7)
1 + αΔT = 1,0001884
Panjang sebenarnya:
L = Lterbaca(1 + αΔT)
L = 35,794 × 1,0001884
L ≈ 35,801 m
Jawaban: sekitar 35,801 m.
Pada scan naskah lama, satuan pilihan jawaban tercetak tidak konsisten; secara fisika besaran yang dimaksud adalah meter.
Soal Nomor 6–10
Soal 6 — Waktu Paruh
Suatu zat radioaktif memiliki waktu paruh 25 hari. Setelah beberapa waktu, hanya 1/16 jumlah awal yang tersisa. Berapa lama peluruhan berlangsung?
Pembahasan:
N/N0 = (1/2)n
Karena:
1/16 = (1/2)4
Maka telah berlangsung empat waktu paruh.
t = 4 × 25 = 100 hari
Jawaban: 100 hari.
Soal 7 — Gerak Harmonik Sederhana
Benda melakukan gerak harmonik sederhana dengan amplitudo A dan frekuensi f. Tentukan kelajuannya saat simpangan x = A/4.
Pembahasan:
Kelajuan GHS:
v = ω√(A2 − x2)
Dengan:
ω = 2πf
Substitusi:
v = 2πf√(A2 − A2/16)
v = 2πfA√(15/16)
v = (√15/2)πfA
Jawaban: (√15/2)πfA.
Soal 8 — Gelombang Stasioner
Gelombang pada tali memiliki cepat rambat 12 m/s dan frekuensi 6 Hz. Berapakah jarak antara dua simpul yang berdekatan pada gelombang stasioner?
Pembahasan:
Panjang gelombang:
λ = v/f = 12/6 = 2 m
Jarak dua simpul berturutan:
d = λ/2 = 2/2 = 1 m
Jawaban: 1 m.
Soal ini merupakan adaptasi materi gelombang stasioner yang juga muncul dalam arsip Fisika SIMAK UI 2018.
Soal 9 — Debit Fluida
Sebuah bak berkapasitas 0,02 m3 terisi penuh dalam 10 sekon. Air keluar dari keran dengan kelajuan 10 m/s. Tentukan luas penampang keran.
Pembahasan:
Debit:
Q = V/t = 0,02/10 = 0,002 m3/s
Hubungan debit:
Q = Av
Sehingga:
A = Q/v = 0,002/10
A = 2 × 10−4 m2
Jawaban: 2 × 10−4 m2.
Soal 10 — Gaya Hambat Udara
Sebuah benda dilempar vertikal ke atas dalam kondisi terdapat hambatan udara. Apakah besar percepatan benda ketika bergerak naik sama dengan ketika bergerak turun pada kelajuan yang sama?
Pembahasan:
Tidak. Saat benda bergerak naik, gravitasi dan gaya hambat sama-sama mengarah ke bawah. Besar percepatannya adalah:
anaik = g + Fhambat/m
Saat benda turun, gravitasi mengarah ke bawah, tetapi hambatan udara mengarah ke atas. Dengan arah ke bawah dianggap positif:
aturun = g − Fhambat/m
Jika gaya hambat lebih kecil daripada berat benda, percepatan saat turun mengarah ke bawah dengan besar lebih kecil daripada g.
Jawaban: besar percepatannya tidak sama.
Kesalahan umum: hanya memasukkan percepatan gravitasi dan mengabaikan arah gaya hambat udara.
Soal Nomor 11–15
Soal 11 — Nilai Efektif Arus AC
Mengapa nilai efektif atau RMS digunakan untuk arus dan tegangan bolak-balik?
Pembahasan:
Nilai RMS menyatakan nilai AC yang menghasilkan efek pemanasan rata-rata yang sama seperti arus atau tegangan DC pada hambatan yang sama.
Untuk gelombang sinusoidal:
Vrms = Vmaks/√2
Dan:
Irms = Imaks/√2
Jawaban: RMS digunakan agar besaran AC dapat dibandingkan berdasarkan efek pemanasannya dengan DC pada hambatan yang sama.
Soal 12 — Gelas Pecah karena Air Panas
Mengapa gelas kaca dapat retak ketika tiba-tiba dituangi air sangat panas?
Pembahasan:
Permukaan bagian dalam menerima panas lebih dahulu dan memuai lebih cepat dibanding bagian luar. Perbedaan pemuaian menimbulkan tegangan termal dalam material.
Jika tegangan tersebut melebihi kemampuan kaca menahannya, kaca dapat retak.
Jawaban: terjadi pemuaian tidak merata atau thermal shock.
Konsep sebab-akibat seperti ini juga muncul dalam soal Fisika SIMAK UI terdahulu.
Soal 13 — Energi, Usaha, Daya, dan Percepatan
Sebuah benda bermassa 1.000 kg berubah kecepatan dari 10 m/s menjadi 40 m/s dalam 20 sekon. Tentukan perubahan energi kinetik, usaha total, daya rata-rata, dan percepatan rata-ratanya.
Pembahasan:
Perubahan energi kinetik:
ΔEk = (1/2)m(v22 − v12)
ΔEk = (1/2) × 1.000 × (402 − 102)
ΔEk = 500 × 1.500 = 750.000 J
Berdasarkan teorema usaha–energi, usaha total:
Wtotal = ΔEk = 750.000 J = 0,75 MJ
Daya rata-rata:
Prata-rata = Wtotal/Δt
Prata-rata = 750.000/20 = 37.500 W = 37,5 kW
Percepatan rata-rata, dengan gerak sepanjang garis lurus dalam arah yang sama:
arata-rata = (v2 − v1)/Δt
arata-rata = (40 − 10)/20 = 1,5 m/s2
Jawaban:
- ΔEk = 7,5 × 105 J.
- Wtotal = 0,75 MJ.
- Prata-rata = 37,5 kW.
- arata-rata = 1,5 m/s2.
Soal 14 — Rangkaian Kapasitor
Dua kapasitor C1 dan C3 memiliki kedua ujung yang terhubung ke pasangan node yang sama. Bagaimana hubungan keduanya?
Pembahasan:
Dua komponen disebut paralel jika kedua terminalnya terhubung pada pasangan node yang sama.
Jadi:
C1 ∥ C3
Jika gabungan tersebut kemudian disusun seri dengan C2 tanpa percabangan tambahan pada node penghubungnya, C2 berada seri terhadap gabungan paralel tersebut.
Jawaban: C1 dan C3 tersusun paralel.
Diagram konsep tersebut dapat dilihat pada naskah Fisika SIMAK UI 2018.
Soal 15 — Sifat Bayangan Cermin Cekung
Sebuah benda diletakkan lebih jauh daripada pusat kelengkungan cermin cekung. Bagaimana sifat bayangannya?
Pembahasan:
Jika:
s > R = 2f
Maka bayangan terbentuk antara fokus F dan pusat kelengkungan cermin.
Sifatnya:
- Nyata.
- Terbalik.
- Diperkecil.
- Berada di depan cermin.
Jawaban: bayangan nyata, terbalik, diperkecil, dan terletak antara fokus serta pusat kelengkungan.
Bagaimana Cara Mengerjakan Latihan Soal Fisika dengan Efektif?
Cara mengerjakan soal Fisika dengan efektif adalah memahami kondisi fisik soal lebih dahulu, menentukan konsep yang berlaku, baru memilih persamaan dan melakukan perhitungan. Mencari rumus sejak kalimat pertama justru sering membuat siswa salah arah.
Identifikasi Besaran yang Diketahui dan Ditanyakan
Pisahkan data menjadi bentuk yang lebih mudah dibaca.
Misalnya:
- m = 1.000 kg
- v1 = 10 m/s
- v2 = 40 m/s
- t = 20 s
- Ditanya: ΔEk, P, dan a.
Cara ini mengurangi risiko angka terlewat atau salah digunakan.
Tentukan Konsep Fisika yang Digunakan
Jangan bertanya “rumus apa yang dipakai?” terlebih dahulu. Tanyakan:
- Apakah ini masalah gerak?
- Energi?
- Gelombang?
- Optik?
- Listrik?
- Fluida?
Dari konsep tersebut, hubungan antarbesaran biasanya menjadi lebih jelas.
Pada soal cermin, misalnya, informasi jarak benda dan jarak bayangan langsung menunjukkan bahwa persamaan cermin merupakan alat utama.
Tuliskan Persamaan Sebelum Melakukan Perhitungan
Menuliskan:
1/f = 1/s + 1/s′
lebih aman daripada langsung memasukkan angka tanpa menunjukkan hubungan fisiknya.
Cara ini juga memudahkanmu menemukan kesalahan saat hasil akhir terasa tidak masuk akal.
Periksa Satuan dan Hasil Perhitungan
Sebelum memilih jawaban, cek:
- apakah semua satuan sudah konsisten;
- apakah meter dan sentimeter tercampur;
- apakah hasil sesuai orde besaran yang masuk akal;
- apakah tanda positif-negatif sudah sesuai konteks.
Soal pemuaian pita pengukur di atas menunjukkan pentingnya langkah ini. Data scan lama bahkan dapat memiliki salah cetak satuan, sehingga pemahaman dimensi membantu mencegah jawaban keliru.
Evaluasi Kesalahan Setelah Mengerjakan Soal
Jangan hanya mencatat “salah nomor 7”. Catat mengapa salah.
| Jenis Kesalahan | Contoh | Tindak Lanjut |
| Konsep | Salah menentukan arah gaya | Review diagram gaya |
| Rumus | Salah memakai persamaan | Pelajari kondisi berlakunya rumus |
| Hitungan | Salah operasi aljabar | Kerjakan ulang tanpa melihat jawaban |
| Satuan | cm belum diubah ke m | Buat checklist satuan |
| Interpretasi | Salah membaca yang ditanyakan | Garisbawahi target soal |

Bagaimana Cara Belajar Fisika untuk Persiapan Masuk PTN?
Belajar Fisika untuk seleksi masuk PTN sebaiknya bergerak melalui siklus konsep → latihan per topik → evaluasi kesalahan → latihan campuran → evaluasi ulang. Jumlah soal penting, tetapi kualitas evaluasinya jauh lebih menentukan.
Kuasai Konsep Sebelum Memperbanyak Latihan
Menghafal bahwa:
Ek = (1/2)mv2
belum sama dengan memahami energi kinetik.
Kamu juga perlu memahami mengapa kecepatan memiliki pengaruh kuadrat, kapan energi mekanik dapat dianggap kekal, serta kondisi apa yang membuat energi berkurang karena gaya nonkonservatif.
Pemahaman semacam ini membuatmu lebih siap saat bentuk soal berubah.
Kelompokkan Latihan Berdasarkan Topik
Jika hasil latihan menunjukkan kelemahan pada listrik, jangan langsung mencampurnya dengan 10 bab lain.
Coba urutan:
konsep dasar → soal satu konsep → soal kombinasi → soal campuran.
Setelah pola mulai terbaca, barulah berlatih dalam format simulasi.
Lakukan Evaluasi Kemampuan Secara Berkala
Setelah review, kerjakan kembali soal dengan pola serupa tanpa melihat penyelesaian.
Bandingkan:
- apakah kesalahan konsep masih muncul;
- apakah waktu pengerjaan membaik;
- apakah kamu masih bergantung pada contoh;
- materi mana yang tetap menjadi bottleneck.
Untuk memperluas persiapan seleksi, kamu juga dapat membaca strategi bimbel masuk PTN secara kontekstual sesuai target dan kebutuhan belajar.
Apa yang Perlu Dipersiapkan untuk Mengikuti SIMAK UI Terbaru?
Hal pertama yang perlu dipersiapkan adalah memastikan jalur, materi, mekanisme, dan aturan SIMAK UI yang benar-benar berlaku pada periode pendaftaranmu. Format lama tidak boleh dipakai sebagai satu-satunya patokan.
Periksa Materi Ujian yang Berlaku
Untuk SIMAK UI Sarjana dan Vokasi, materi resmi terdiri dari Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Verbal, Kuantitatif, dan Logika.
UI juga membedakan materi berdasarkan jenjang. Misalnya, S1 Kelas Internasional serta Pascasarjana memiliki komponen yang berbeda dari Sarjana/Vokasi.
Jadi, pastikan kamu tidak hanya membaca kata “SIMAK UI”, tetapi juga jenjang dan jalur yang diikuti.
Pelajari Ketentuan dan Sistem Ujian
SIMAK UI Sarjana dan Vokasi diselenggarakan secara online. Peserta diwajibkan mengikuti uji perangkat dan simulasi, menggunakan laptop/PC dengan spesifikasi tertentu, serta memakai konfigurasi Safe Exam Browser yang disediakan melalui sistem pendaftaran UI.
Ketentuan tersebut harus dicek kembali untuk cohort berikutnya karena mekanisme teknis dapat berubah.
Checklist yang bisa kamu siapkan:
- Jalur SIMAK UI yang akan diikuti
- Materi ujian resmi
- Jadwal pendaftaran
- Jadwal ujian
- Mekanisme ujian
- Perangkat yang dibutuhkan
- Target program studi
- Latihan sesuai komponen terbaru
Susun Strategi Berdasarkan Target Program Studi
Target program studi membantu menentukan seberapa luas strategi seleksi yang perlu kamu siapkan.
Jangan hanya bergantung pada satu bank soal. Petakan:
- jalur masuk yang dapat digunakan;
- materi setiap jalur;
- kemampuan awal;
- jadwal persiapan;
- prioritas latihan;
- evaluasi berkala.
Untuk target UI secara khusus, kamu juga dapat membaca persiapan masuk UI sebagai referensi lanjutan.
Pantau Informasi Resmi Universitas Indonesia
Informasi SIMAK UI seperti materi, jadwal, biaya, tata tertib, perangkat, dan mekanisme seleksi dapat berubah. Karena itu, gunakan kanal resmi UI sebagai acuan utama. Situs SIMAK UI sendiri mengarahkan informasi dan pendaftaran melalui kanal resmi universitas.
Latihan soal lama tetap bermanfaat, tetapi keputusan belajar untuk ujian aktual harus mengikuti ketentuan terbaru.
Persiapkan Masuk UI dan PTN Bersama Latis Supercamp Alumni UI
Jika hasil latihan menunjukkan kamu sudah memahami materi tetapi masih kesulitan membuat prioritas, menjaga konsistensi, atau mengevaluasi kesalahan secara mandiri, program pendampingan dapat dipertimbangkan.
Latis Supercamp Alumni UI menyediakan beberapa format persiapan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Intensif Privat
Intensif Privat menggunakan sistem belajar 1-on-1 sehingga pembahasan dapat diarahkan pada kebutuhan spesifik siswa.
Format ini dapat dipertimbangkan jika kamu:
- memiliki beberapa materi yang perlu diperbaiki lebih dalam;
- membutuhkan ritme belajar personal;
- ingin lebih banyak berdiskusi dengan tutor;
- membutuhkan evaluasi sesuai perkembangan sendiri.
Online Camp
Online Camp dapat menjadi pilihan bagi siswa yang ingin belajar secara daring tetapi membutuhkan struktur persiapan yang lebih terarah dibanding belajar sendiri.
Kamu tetap dapat mengikuti program dari lokasi masing-masing dengan sistem belajar yang lebih terjadwal.
Untuk opsi daring khusus UI, lihat juga bimbel SIMAK UI online.
Karantina UTBK/SNBT
Karantina merupakan format persiapan intensif yang berbeda dari latihan SIMAK UI. Program ini lebih relevan bagi siswa yang sekaligus mempersiapkan UTBK SNBT dan membutuhkan lingkungan belajar intensif dalam periode tertentu.
| Kondisi Belajar | Format yang Bisa Dipertimbangkan |
| Butuh pendampingan sangat personal | Intensif Privat |
| Membutuhkan struktur belajar daring | Online Camp |
| Fokus pada persiapan UTBK yang intensif | Program Karantina/Intensif UTBK |
Pilihan format sebaiknya tetap disesuaikan dengan target seleksi, kemampuan awal, waktu yang tersedia, dan gaya belajar siswa.
Untuk konsultasi persiapan masuk UI dan PTN, hubungi kami sekarang melalui telepon (021) 77844897 atau chat WhatsApp 0896-2852-2526. Jangan lupa kunjungi www.supercampalumniui.com serta akun Instagram Bimbel UTBK SNBT SIMAK UI – Latis Education untuk mendapat informasi terbaru seputar program-program menarik kami lainnya.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Latihan ini cocok untuk siswa yang ingin menguatkan problem solving Fisika, mengevaluasi penguasaan konsep, atau mempersiapkan seleksi lain yang masih membutuhkan Fisika.
Belum dapat dipastikan sampai Universitas Indonesia mengumumkan ketentuan resmi SIMAK UI 2027.
Masih relevan sebagai latihan konsep Fisika dan kemampuan menyelesaikan masalah, tetapi tidak otomatis relevan sebagai blueprint ujian SIMAK UI terbaru.
SIMAK UI Sarjana dan Vokasi materi resminya adalah Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Verbal, Kuantitatif, dan Logika.
Mulailah dengan menentukan jalur seleksi, mengecek materi resmi, melakukan diagnostic test, memetakan kelemahan, berlatih secara terarah, dan mengevaluasi hasil secara berkala.










